Author: Dedek Hendry

Dengan Hak Kelola Hutan Warisan Dunia, Perempuan Desa Bangun Ketahanan Pangan

Purwani, Herawati, Liswanti dan Lisnawati, empat dari 20 anggota Kelompok Perempuan Peduli Lingkungan (KPPL) Maju Bersama Desa Pal VIII, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu perlahan menjelajah zona pemanfaatan tradisional Taman Nasional Kerinci Seblat di Desa Pal VIII pada Minggu siang (1/12/19). Mereka mengecek satu persatu rumpun pepohonan Kecombrang yang tumbuh di kawasan hutan yang berstatus ASEAN Heritage Parks dan bagian dari World Heritage Sites (Situs Warisan Dunia) itu untuk menemukan bunga yang layak untuk dipanen. “Hasil panen pada hari ini akan dimanfaatkan untuk membuat lauk di acara sedekahan di rumah ketua kelompok,” kata Lisnawati sembari memotong tangkai bunga Kecombrang. Sayur...

Read More

Bagaimana Relevansi dan Kontribusi Hutan untuk Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan?

Pada September 2015, negara-negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa bersepakat untuk mengadopsi “Transforming Our World: The 2030 Agenda for Sustainable Development”, yang dikenal dengan Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB). Dari 17 tujuan dan 169 target spesifiknya, kata “hutan” memang hanya disebutkan secara eksplisit dalam TPB 6 dan TPB 15. Namun, menurut De Jong et. al. (2018), sejak awal perdebatan, arti penting hutan untuk pencapaian TPB telah diakui. “Mengakui hutan menyediakan berbagai macam barang dan jasa penting bagi kesejahteraan manusia dan stabilitas ekologi planet bumi,” terang De Jong et. al. Begitu pentingnya, FAO (2018) bahkan menegaskan, ”Untuk mencapai...

Read More

Kelola Potensi Kawasan Konservasi untuk Kesejahteraan dan Kesehatan Perempuan

“Kami ingin memanfaatkan Kecombrang (Etlingera elatior) yang tumbuh di kawasan TNKS (Taman Nasional Kerinci Seblat) untuk meningkatkan kesejahteraan dan menjaga kesehatan perempuan, dan melestarikan TNKS. Semoga dengan akses yang diperoleh, kami bisa mencapai keinginan-keinginan tersebut,” ujar Rita Wati, Ketua Kelompok Perempuan Peduli Lingkungan (KPPL) Maju Bersama Desa Pal VIII, Kabupaten Rejang Lebong ditemui usai penandatanganan perjanjian kerjasama tentang kemitraan konservasi dengan Balai Besar TNKS pada Selasa, 5 Maret 2019 (lihat video). Dalam perjanjian kerjasama kemitraan konservasi, KPPL Maju Bersama mendapatkan akses untuk memanen kecombrang yang tumbuh liar dan membudidayakan kecombrang di zona tradisional dengan luas 10 hektar. Saat memberikan...

Read More

Pertama di Indonesia, Kelompok Perempuan Terlibat Kelola Kawasan Konservasi Berstatus Warisan Dunia

Pengakuan dan perlindungan hak perempuan untuk berpartisipasi dalam pengelolaan dan pemanfaatan potensi kawasan konservasi tersebut secara formal dituangkan dalam perjanjian kerjasama tentang kemitraan konservasi yang ditandatangani oleh Kepala Balai Besar TNKS Tamen Sitorus dan Ketua Kelompok Perempuan Peduli Lingkungan (KPPL) Maju Bersama Rita Wati pada Selasa, 5 Maret 2019.

Read More

Prospektif Jadi Ikon, Para Pihak Dukung Produk Olahan Kecombrang Dari TNKS/Warisan Dunia

Produk olahan berbahan baku Kecombrang (Etlingera elatior) yang tumbuh berlimpah di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) dinilai prospektif menjadi ikon daerah. Bukan hanya Kepala Balai Besar TNKS Tamen Sitorus dan jajaran (lihat video), banyak pihak juga mendukung inisiatif Kelompok Perempuan Peduli Lingkungan (KPPL) Maju Bersama Desa Pal VIII, Rejang Lebong memanfaatkan Kecombrang yang tumbuh liar di kawasan TNKS, yang juga ditetapkan sebagai Warisan ASEAN dan Warisan Dunia, untuk diolah menjadi minuman kemasan, dodol atau lainnya. Misalnya saja Kepala Dinas Sosial Provinsi Bengkulu Iskandar ZO. Saat mengunjungi KPPL Maju Bersama yang dipandu Kepala Seksi PTN Wilayah VI Balai Besar TNKS...

Read More

Categories

RSS Kabar hutan