Author: Dedek Hendry

Kawasan Lindung, Pertanian Hutan, Pangan dan Gender Menyatu di Hutan Warisan Dunia

“Kita harus menjauh dari situasi saat ini di mana permintaan akan pangan telah mengakibatkan ketidaktepatan praktik pertanian yang mendorong konversi hutan dalam skala besar menjadi lahan pertanian dan hilangnya keanekaragaman hayati,” tulis FAO dalam The State of The World Forests 2020: Forests, Biodiversity and People memberikan peringatan. FAO (mengutip Hosonuma et al) mengungkapkan, hampir 75 persen dari deforestasi di 75 persen hutan di dunia selama periode 2000 – 2010 disumbang oleh pertanian. Sebesar 40 persen disumbang oleh pertanian skala besar dan 33 persen disumbang oleh pertanian subsisten lokal. Secara global, menurut Wade et al (2020), deforestasi selama periode 2001-2018...

Read More

Ketika Hak Perempuan untuk Terlibat Melestarikan Hutan Warisan Dunia Diakui

Rita Wati (51), Purwani (48) dan Feni Oktaviana (22), tiga perempuan Desa Pal VIII, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu sedang beristirahat usai melakukan patroli di areal kemitraan di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) di Desa Pal VIII, pada Minggu (22/3/20) sore. Duduk di atas rerantingan dan dedaunan kering yang jatuh dari pepohonan, mereka beristirahat sembari menikmati hembusan semilir angin dan kicauan burung. Sesekali, terdengar pula suara serangga saling bersahutan. “Ini salah satu kegiatan rutin kelompok kami,” ujar Rita Wati yang merupakan Ketua Kelompok Perempuan Peduli Lingkungan (KPPL) Maju Bersama Desa Pal VIII. Dalam sebulan, KPPL Maju Bersama melakukan...

Read More

Dipelopori Perempuan, Gubernur Bengkulu: Desa Kopi Tangguh Iklim Bisa Menjadi Percontohan

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menilai, inisiatif Perempuan Desa Batu Ampar, Kabupaten Kepahiang membangun Desa Kopi Tangguh Iklim pantas untuk dicontoh oleh masyarakat, khususnya perempuan di desa lainnya. Rohidin mengungkapkan hal tersebut usai meresmikan Desa Batu Ampar sebagai Desa Kopi Tangguh Iklim pada Selasa, 28 Januari 2020 di Desa Batu Ampar. “Saya sangat mengapresiasi. Kaum perempuan desa sudah lebih jauh pemikirannya dan komitmennya untuk menjaga lingkungan agar produk kopi yang dihasilkan bisa terjamin dalam jangka panjang, baik dari sisi produktivitas maupun kualitas. Lebih dari itu, kalau lingkungan terjaga, produktivitas dan kualitas produk dari tanaman lainnya juga akan terjaga. Saya kira...

Read More

Dengan Hak Kelola Hutan Warisan Dunia, Perempuan Desa Bangun Ketahanan Pangan

Purwani, Herawati, Liswanti dan Lisnawati, empat dari 20 anggota Kelompok Perempuan Peduli Lingkungan (KPPL) Maju Bersama Desa Pal VIII, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu perlahan menjelajah zona pemanfaatan tradisional Taman Nasional Kerinci Seblat di Desa Pal VIII pada Minggu siang (1/12/19). Mereka mengecek satu persatu rumpun pepohonan Kecombrang yang tumbuh di kawasan hutan yang berstatus ASEAN Heritage Parks dan bagian dari World Heritage Sites (Situs Warisan Dunia) itu untuk menemukan bunga yang layak untuk dipanen. “Hasil panen pada hari ini akan dimanfaatkan untuk membuat lauk di acara sedekahan di rumah ketua kelompok,” kata Lisnawati sembari memotong tangkai bunga Kecombrang. Sayur...

Read More

Bagaimana Relevansi dan Kontribusi Hutan untuk Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan?

Pada September 2015, negara-negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa bersepakat untuk mengadopsi “Transforming Our World: The 2030 Agenda for Sustainable Development”, yang dikenal dengan Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB). Dari 17 tujuan dan 169 target spesifiknya, kata “hutan” memang hanya disebutkan secara eksplisit dalam TPB 6 dan TPB 15. Namun, menurut De Jong et. al. (2018), sejak awal perdebatan, arti penting hutan untuk pencapaian TPB telah diakui. “Mengakui hutan menyediakan berbagai macam barang dan jasa penting bagi kesejahteraan manusia dan stabilitas ekologi planet bumi,” terang De Jong et. al. Begitu pentingnya, FAO (2018) bahkan menegaskan, ”Untuk mencapai...

Read More

RSS Kabar hutan